Milan Galaticco

Logo AC-MilanMenunggu Rossoneri Berjaya Lagi

LIMA musim Serie A dirajai Inter Milan, menjadi sesuatu yang membosankan. Tim sekota Internazionale, AC Milan yang pernah menjadi The Dream Team di era 90-an, tidak lagi memperlihatkan taringnya. Di musim kejayaan Inter, Milan justru menjadi kandang pemain-pemain tua. Bintang lapangannya, itu ke itu saja. Padahal, siapapun tahu, Milan punya rekor mentereng sebagai penguasa Serie A bersama Juventus. Dulu.

Di tengah minimnya bintang dan dominannya pemain tua, sorotan ditujukan kepada Silvio Berlusconi selaku pemilik klub, sebagai orang yang pelit untuk mengucurkan dana segar untuk penyegaran tim. Sudahlah pelit, tapi perdana menteri Italia itu tetap berekspektasi besar agar timnya mendominasi Serie A. Mana bisa!

Kondisi ini nyaris terus berlangsung menjelang dimulainya Serie A musim 2010/2011. Kehadiran pelatih baru Massimiliano Allegri –menggantikan Leonardo yang cuma mengantarkan Milan di posisi 3 musim 2009/2010 dengan rekor 20 kali menang, 10 seri dan 8 kali kalah–, sempat memunculkan optimisme baru. Bagaimana tidak, Allegri dua kali menjadi pelatih terbaik bersama klub asuhannya, Cagliari.

Namun kenyataannya, Allegri cuma dibekali dengan transfer pemain-pemain tidak top menjelang Serie A digulirkan. Mereka Mario Yepes (dari Chievo), Sokratis Papastathopoulos (Genoa), Marco Amelia (Genoa), Cristian Daminuta dan Attila Filkor (keduanya dari Inter). Yang cuma agak “bernama” adalah dipinjamnya gelandang Kevin-Prince Boateng dari Genoa. Sudahlah begitu, Milan kehilangan Marco Storari yang dilego ke Juve dan kiper asal Brazil, Dida yang pensiun.

Mana mungkin berharap banyak pada skuad serupa itu. Skuad yang ada, untuk kiper ada tiga nama; Marco Amelia, Ravio Roma dan Christian Abbiati. Sedangkan bek berjejer nama Kakha Kaladze, Oguchi Onyewu, Alessandro Nesta, Papastathopoulos, Massimo Oddo, Marek Jankulovski, Gianluca  Zambrotta, Danielle Bonera, Thiago Silva, Yepes dan Luca Antonini. Di formasi gelandang; Gennaro Gattuso, Clarence Seedorf, Rodney Strasser, Mathieu Flamini, Ignazio Abate, Andrea Pirlo, Massimo Ambrosini, Boateng dan Ronaldinho. Sedangkan skuad tukang gedor, dipercayakan kepada Alexandre Pato, Filippo Inzaghi, Klaas-Jan Huntelaar, Marco Boriello, Dominic Adiyiah dan Nnamdi Oduamadi.

Dari seabreg nama itu, silahkan data siapa saja pemain top. Paling cuma Ronaldinho, Pato, Huntelaar, Seedorf, Pirlo, Nesta dan Inzaghi yang sudah menua. Maka saya sebagai Milanisti, agak ragu Milan bakal  berjaya seperti dulu lagi.

Tapi keraguan itu, mendadak pudar dengan kejutan yang muncul menjelang ditutupnya transfer musim panas ini pada 31 Agustus 2010 lalu. Milan berhasil meminjam Zlatan Ibrahimovic dari Barcelona dan mendatangkan Robinho dari Manchester City. Walau demi itu mereka harus kehilangan Boriello dan Huntelaar yang memilih meninggalkan Milan.

Munculnya Ibra dan Robinho sebagai penyerang anyar Milan, terang ini adalah sebuah harapan. Milan dijamin bisa mengambil alih scudetto dan menguasai Serie A, bila Allegri mampu meracik komposisi tim seiring masuknya dua nama besar itu. Untuk penyerang, Il Daviollo Rosso jelas menjadi tim dengan kuartet penyerang paling menakutkan di Eropa; Ronaldinho-Pato-Ibra-Robinho (Ro-Pa-Ib-ro). Maka layaklah memberi titel tim ini dengan nama Milan Galattico (penuh bintang), seperti halnya Real Madrid menyandang Los Galacticos!

Tinggal lagi bagaimana Allegri memenej ego para bintang ini, agar tidak memicu perpecahan tim. Analisa yang berkembang, sang allenatore akan memakai formasi 4-2-1-3, ketimbang mempertahankan formasi favoritnya 4-3-3. Format 4-2-1-3 ini, mempercayakan Starting XI kepada Zambrotta-Nesta-Thiago Silva dan Antonini di wilayah pertahanan, yang dilapis Pirlo dan Amborosini di depannya. Sementara Ronaldinho diberi posisi sebagai trequartista yang akan memanjakan trio penyerang Pato-Ibra-Robinho. Bila mereka-mereka ini dalam kondisi fit dan pemain cadangan yang siap tempur sebagai pelapis, dijamin Milan akan membuat ketar-ketir pesaingnya serupa Inter, AS Roma dan Juventus.

Dan buat sementara, Milan telah menunjukkan kelasnya di pertandingan perdana melawan Lecce dengan membabat tim promosi itu 4-0. Kemenangan sebelum bergabungnya Ibra dan Robinho itu, sudah memperlihatkan Milan patut diwaspadai. Apalagi kini sudah ada dua pemain ini, Milan pasti menakutkan. Dan pembuktiannya, kita harus menunggu hasil 37 pertandingan lagi yang akan berakhir pada 22 Mei 2011.

Namun, pembuktian yang paling menentukan bahwa Milan tim terkuat di Eropa adalah memenangkan pertarungan menghadapi tim-tim elit di Liga Champion. Klub yang berdiri pada 16 Desember 1899 itu, bergabung di grup G yang merupakan grup neraka dengan lawan yang bakal dihadapi Real Madrid (Spanyol), Ajax Amsterdam (Belanda) dan AJ Auxerre (Prancis). Berhasil melumpuhkan tim-tim kuat itu, jalan Milan menuju tangga jawara untuk ke-8 kalinya akan semakin lempang. Kita doakan saja, Milan mampu menunjukkan tajinya! (max)

———

Jadwal pertandingan Milan di Serie A:
Minggu, 29-08-10 vs Lecce
Minggu, 12-09-10 Vs Cesena
Minggu, 19-09-10 vs Catania
Rabu, 22-09-10 vs Lazio
Minggu, 26-09-10 vs Genoa
Minggu, 03-10-10 vs Parma
Minggu, 17-10-10 vs Chievo
Minggu, 24-10-10 vs Napoli
Minggu, 31-10-10 vs Juventus
Minggu, 07-11-10 vs Bari
Rabu, 10-11-10 vs Palermo
Minggu, 14-11-10 vs Inter
Minggu, 21-11-10 vs Fiorentina
Minggu, 28-11-10 vs Sampdoria
Minggu, 05-12-10 vs Brescia
Minggu, 12-12-10 vs Bologna
Minggu, 19-12-10 vs AS Roma
Kamis, 06-01-11 vs Cagliari
Minggu, 09-01-11 vs Udinese
Minggu, 16-01-11 vs Lecce
Minggu, 23-01-11 vs Cesena
Minggu, 30-01-11 vs Catania
Rabu, 02-02-11 vs Lazio
Minggu, 06-02-11 vs Genoa
Minggu, 13-02-11 vs Parma
Minggu, 20-02-11 vs Chievo
Minggu, 27-02-11 vs Napoli
Minggu, 06-03-11 vs Juventus
Minggu, 13-03-11 vs Bari
Minggu, 20-03-11 vs Palermo
Minggu, 03-04-11 vs Inter
Minggu, 10-04-11 vs Fiorentina
Minggu, 17-04-11 vs Sampdoria
Sabtu, 23-04-11 vs Brescia
Minggu, 01-05-11 vs Bologna
Minggu, 08-05-11 vs AS Roma
Minggu, 15-05-11 vs Cagliari
Minggu, 22-05-11 vs Udinese

Jadwal pertandingan Milan di Grup G Liga Champion:
Rabu, 15-09-10 vs Auxerre
Rabu, 28-09-10 vs Ajax
Rabu, 19-10-10 vs Madrid
Rabu, 03-11-10 vs Madrid
Rabu, 23-11-10 vs Auxerre
Rabu, 08-12-10 vs Ajax

* gambar dicomot dari sini

6 Komentar

  1. renimaldini said,

    5 September 2010 pada 2:57 pm

    mantap.. kustiah reni putri menyukai tulisan ini..
    sayang, kenapa tidak diselipkan agak sedikit nama Paolo Maldini..
    Sebutkan lah nama dia, biar senang hati saya…

    • max said,

      5 September 2010 pada 10:44 pm

      hahahai, requestnya utk sementara alun bisa dipenuhi… kita bicara milan terkini, bukan nama2 pemain masa lalu yg begitu panjang

  2. JhezeR said,

    9 September 2010 pada 8:40 pm

    Forza Nerazurri… hehe

  3. imoe said,

    20 September 2010 pada 9:15 pm

    Walalu bagaimanapun tetap MILAN di hati saya hahahahaha

    • max said,

      21 September 2010 pada 9:56 am

      owaikkk…. milanisti juo Ajo rupo e yeh


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: