Klaim Malaysia ala Putu Setia

Putu-setia1BELAKANGAN ini, yang paling hangat dibicarakan adalah Malaysia. Malaysia miskin kreasi tapi kreatif mencuri, menjadi perdebatan yang tak habis-habisnya. Saking hangatnya, segala sumpah serapah, caci maki, kutukan turut menyertai diskusi. Sampai-sampai kalimat sakti Soekarno; “Ganyang Malaysia” kembali dihidupkan.

Emosi karena nasionalismekah? Atau sekadar ikut-ikutan menebar emosi di Ramadhan suci ini yang mestinya memupuk sikap sabar. Tergantung kacamata, point of view, pemahaman persoalan, dan tingkat intelektualitas yang bersangkutan.

Sumpah serapah, caci maki, kutukan itu, pun sejauh ini tidak jelas manfaatnya. Malah justru memperuncing keadaan. Bahkan media mainstream pun ikut-ikutan memanasi keadaan.

Terlepas dari realitas yang seperti itu terjadi kini, justru penyikapan berbeda –yang bisa dikatakan arif tapi nyelekit— ditulis dengan cantik oleh Putu Setia di kolom Cari Angin Koran Tempo terbitan Minggu (31/8) lalu. Kok bisa cantik?

Putu menyebut, kita tak perlu ribut. “Mestinya kita kasihan dan membantu Malaysia dengan menyodorkan lebih banyak lagi budaya kita untuk mereka klaim. Setelah batik, reog, wayang, angklung, Pendet, ya, jika perlu, nanti kita sodorkan jaipong, tayub, bedoyo, dan banyak lagi. Lalu, kita tawari mereka mengklaim Pancasila sebagai dasar negara, kemudian merah putih sebagai bendera bangsanya, dan siapa tahu nanti terus mengklaim Presiden SBY sebagai kepala negaranya,” tulis jurnalis yang bergelar Ida Pandita Mpu Jaya Prema Ananda ini.

Setelah itu, tulisnya lagi, kita tinggal mengundang para sultan di Semenanjung Malaysia ke Senayan dan Ketua MPR RI membacakan maklumat: “Dengan rahmat Tuhan Yang Mahakuasa, Semenanjung Malaysia resmi sebagai Daerah Istimewa Khusus Malaysia bagian dari Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Sarawak resmi menjadi Provinsi Kalimantan Utara.”

Mantaps tho? (max)

foto dicomot dari sini

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: