Gunung Talang Siaga

Grafis-gempa-talangTERHITUNG 17 Agustus pukul 10.00 WIB status Gunung Talang dinaikkan dari waspada menjadi siaga. Peningkatan status ini, menyusul meningkatnya secara signifikan aktivitas gempabumi Vulkanik Dalam (VA) dan gempa tremor di gunung itu pascagempa 6.9 SR di Siberut.

Dari laporan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi Departemen ESDM RI, sebelum gempa, pada 15 Agustus cuma tercatat 4 kali gempa VA dengan amplituda maksimum 4-8 mm yang lama gempanya  7-10 detik. Di antara itu, terjadi satu kali gempa low frekuensi (LF) dengan amplituda maksimum 3 mm selama 55 detik.

Selain itu, di hari yang sama, terjadi 4 kali gempa tektonik jauh (TJ) dengan amplituda maksimum 6-24 mm yang lama gempanya 40-252 detik. Serta ada pula satu kali gempa Tektonik Lokal (TL) dengan amplituda maksimum 6 mm selama 17.5 detik.

Setelah terjadi gempa tektonik di tenggara Siberut pada Minggu siang (16/8) berkekuatan 6.9 SR, aktivitas Talang langsung melonjak drastis. Selama dua hari, hingga pukul 06.00 WIB Senin (17/8), tercatat 917 kali gempa VA, 30 kali gempa Vulkanik Dangkal (VB), dan gempa tremor terus menerus. Di luar itu, terjadi 150 gempa TJ, 42 kali gempa TL dan 21 gempa terasa.

Dari pengamatan visual, sejak 15 Agustus hingga 17 Agustus pagi, Gunung Talang bercuaca mendung berawan, angin tenang, gunung diselimuti kabut dengan suhu udara 18-22 derajat celcius.

“Dengan kondisi serupa itu, di mana terjadi peningkatan gempabumi VA dan gempa tremor secara signifikan, maka terhitung 17 Agustus pukul 10.00 WIB, status kegiatan Gunung Talang dinaikkan dari “Waspada” (Level II) menjadi “Siaga” (Level III),” rilis mereka di website www.vsi.esdm.go.id.

Meningkatnya status tersebut, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi akan meningkatkan pemantauan dan menugaskan Tim Tanggap Darurat guna melakukan evaluasi kegiatan Gunung Talang.

Sementara itu Koordinator Satkorlak PB Sumbar Ir Ade Edward membenarkan peningkatan status itu. Sesuai dengan rekomendasi Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi, dengan status siaga itu, pihak mereka merekomendasikan larangan pendakian ke Gunung Talang dan mendekati radius 3 km dari kawah aktif. Terutama di kawasan Aia Batumbuak yang merupakan daerah kawah baru gunung itu. Mengingat, kawah tersebut sebagai pusat letusan dan gas-gas vulkanik yang dapat membahayakan bagi kehidupan.

Selain itu, masyarakat juga diminta mewaspadai aliran lahar dari material letusan Gunung Talang tahun 2005 di Sungai Batang Ampuan, Sungai Anau Kadok yang berlokasi di Kecamatan Gunuang Talang, serta sungai-sungai yang berhulu di puncak Gunung Talang.

“Kita juga sudah meminta agar seluruh Puskesmas disiagakan, serta disosialisasikannya peningkatan status ini ke masyarakat. Warga dilarang bertindak sendiri-sendiri, harus di bawah kendali camat setempat dalam hal pelaksanaan evakuasi,” sebut Ade.

Untuk peningkatan status, kata Ade, hanya terjadi di Gunung Talang. Sementara Gunung Marapi dan Tandikek masih status normal waspada.

Sementara itu, di Indonesia selain Gunung Talang, status siaga juga diberlakukan untuk Gunung Ibu sejak 5 Agustus, Karangetang (9 Juni) dan Krakatau (6 Mei). Sedangkan Gunung Kerinci dinyatakan waspada sejak 9 September 2007.

742 Gempa
Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Padang Panjang melaporkan, hingga pukul 19.00 WIB, tercatat telah terjadi 742 kali gempa pascagempa utama 6.9 SR. “Dari ratusan gempa itu, 15 kali merupakan gempa di atas 5 SR,” ungkap Kepala BMKG Padang Pajang M Taufik Gunawan.

Terakhir, hingga berita ini ditulis, terjadi lagi gempa berkekuatan 5.3 SR di 70 km baratdaya Kota Padang di kedalaman 10 km pada pukul 16.29 WIB. Sehari kemarin, gempa juga “meluas” (terjadi-red) di 19 km baratlaut Sinabang, Nanggroe Aceh Darussalam dengan kekuatan 5.3 SR berkedalaman 10 km. Gempa ini terjadi pukul 10.28′.06″ WIB. (max)

1 Komentar

  1. 4 Desember 2010 pada 10:22 am

    say ikut berduka cita…..kita selalu rawan dengan gempa baik vulkanik maupun tektonik,,muda mudahan hal ini dapat meningkatkan iman pada Allah,,krn padang adlh daerah islam…bangkik padang mari berjuang…..


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: