Padang Banjir Durian

Durian1PADANG dibanjiri durian. Sejumlah lokasi yang ada di sudut-sudut kota, kini penuh dengan penjual buah berduri nan lamak bana itu. Tengoklah ke kawasan Alang Laweh, Jalan Sisingamangaraja, Jati atau pun di Siteba dan lokasi lainnya, sejauh mata memandang, kerumunan pembeli menyemuti para penjual durian.

Sumatera Barat sebagai daerah penghasil durian, membuat Padang menjadi surganya pecinta durian. Selalu ada musim durian dengan jadwal berbeda sepanjang tahun, yang buahnya dijual di Kota Padang. Untuk saat ini adalah musim durian dari Tarusan, Pasisie Selatan.

Harganya terbilang murah untuk ukuran kantong orang yang berada di luar Sumbar. Kisarannya Rp 5.000 sampai Rp 15.000 per buah. Tergantung besar kecilnya durian yang dipilih. Malahan pedagang menawarkan sistem paket. Tiga buah durian dibandrol Rp 25.000 atau Rp 50.000 untuk 6 buah.

Biasanya para pedagang durian mulai menggelar dagangannya saat sore menjelang. Sekitar pukul 16.00 WIB, mereka sudah memanfaatkan fasilitas umum berupa trotoar atau pinggir jalan beralas rumput. Jarang ada yang menjual sedari pagi, karena takut dirazia Pol PP. Kalau pun ada yang jualan di pagi hari, biasanya ditemukan di kawasan Pasar Raya yang tentu saja aman dari penggusuran.

Buah durian yang legit dan maknyusss (kata Bondan), sangat pas kalau dinikmati bersama dengan ketan. Ketan yang sedikit ditaburi kelapa, biasanya juga dijual oleh pedagang durian atau pedagang ketan yang turut mangkal di lokasi jual beli durian. Atau bila malas menenteng durian ke rumah, buah berbau tajam ini bisa dimakan di warung-warung yang khusus menjual ketan durian.

Nah, ayo ke Padang… nikmati sensasi nikmatnya durian. Ingat, hanya sesekali musim durian tiba. Dan sekaranglah saatnya. (max)

15 Komentar

  1. imoe said,

    26 Juni 2008 pada 10:29 pm

    masih mahal da max…sabantalai murah mahhhh tunggu murah se luuuu. Ide da Max, bikin DURIAN PARTI jo PARA BLOGER PADANG….

    max-> ayo… siapa mo jadi donatur Durian Party?

  2. unai said,

    27 Juni 2008 pada 9:06 am

    wahhhh ngiler da, teringat durian dan ketan di dekat Bagindo Azis Chan itu..glek…ngiler

    max -> makanya kembali lagi ke Padang… ;)

  3. Renimaldini said,

    27 Juni 2008 pada 12:35 pm

    Ingat, hanya sesekali musim durian tiba. Dan sekaranglah saatnya merasakan buah durian yang legit dan maknyusss, sangat pas kalau dinikmati bersama para Reporter Pak KL..

    Nah, mumpung momentnya tepat, bagaimana kalau pesta durian Pak KL di kantor..
    Ayolah Pak KL, cuma sekali ini saja kok..
    Besok-besok kan Pakl Kl bukan KL kami lagi…
    Ayolah, kalau tidak pesta durian, ya pesta apa kek..Yang penting ada party perpisahan dengan Pk KL…Oke!

    max -> akan alah tibo durian sakaruang dari Dikki Pessel mah… Reni se nan pulang capeknyo...

  4. hendri said,

    27 Juni 2008 pada 6:09 pm

    kunjungan kenegaraan!!!!! heheheh..makasih da. lah singgah ka rumah wak. :D

    BTW, traktir wak duren da…:D

    max -> hehe, istanaku sedang kebanjiran.., sampeyan malah berkunjung… gpp yg penting bisa menikmati banjir durian :D

  5. 28 Juni 2008 pada 12:21 pm

    glek! *pengen*

    max -> hehehehe… pesan via TIKI aja mbak :D

  6. helidda said,

    29 Juni 2008 pada 11:31 am

    wah, duriaaan… :D
    kapan nih bloger padang pesta durian :)

    max -> kompori Mas Titov Mbak untuk bikin acara pesat duriannya :D

  7. 29 Juni 2008 pada 3:23 pm

    Jan manulis sae bang, sakali-kali traktir lo lah ambo durian tu, lai sero lo liek makan basamo di tapi jalan tu, ha ha ha.

    max -> hehehe, siap komandan… bilo tu?

  8. avartara said,

    30 Juni 2008 pada 11:04 am

    mari mari,…da max nio traktir wak duriaannnn :)

    max -> heehehehe, indak Apak doh? :D

  9. yulia said,

    30 Juni 2008 pada 11:47 am

    Makan durian jo katan dah biasa itu..
    Durian dijadikan brownis kukus itu baru RuaaR Biasaa…
    Da max mau?? kirimkan dulu durianna’ Okhe..^__^..

    max -> sip… sip…, kito cubo pas Basobok Palanta IV 13 juli mendatang

  10. 30 Juni 2008 pada 2:01 pm

    mumpung masih musim,
    bloger padang perlu kopdardur nih, kopi darat duriyan :D

    max -> boleh.. boleh, tapi tajuknya Kopdarbrodur (kopi darat brownies durian), Yoelia yg punya gawe ;)

  11. syelviapoe3 said,

    30 Juni 2008 pada 2:28 pm

    Wah..Di Padang lagi musim Durian juga, ya?

    Kirain di Pekanbaru aja yang musim durian…Sudah beberapa minggu ini kebanjiran durian…Sepanjang jalan Sudirman…sampai HR. Soebrantas (panam), Jalan penghubung Riau-Sumbar

    max -> durian Pekanbaru mah hasil impor dari Sumbar :D

  12. putirenobaiak said,

    1 Juli 2008 pada 3:10 pm

    ondeh mandeh ngiler plus..taragak pulang!

    max -> pulang lah Ni, parak durian alah rimbun untuak disiangi :D

  13. ciplok said,

    2 Juli 2008 pada 11:22 am

    mau dooong ditraktiiiiir

    max -> ke Padang aja, pasti ditraktir :D

  14. 4 Juli 2008 pada 11:57 am

    […] saya lihat banyak sekali durian berceceran di jalan. hehehe akhirnya, saya berhasil menemukan mangsa, pertama mangsa utamanya si Bangau, lepas kangen. […]

  15. Danu said,

    6 Juli 2008 pada 3:10 am

    handes, wak mencret2 patang mah,
    sudah makan 2 durian, wak lantakan sorang,
    hahahaha….

    max -> itu hukum karma makan surang mah. harusnyo buek duren party jo anak2 Palanta :D


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: