Flexi Makin Murah

H Syahril STHanya Rp 49/Menit se-Indonesia

DI tengah membumbungnya harga-harga pasca kenaikan BBM, dunia telekomunikasi dikagetkan dengan kebijakan PT Telkom yang “banting harga” untuk produk andalannya berbasis CDMA, Flexi. Melalui program Flexi Jumbo, kini biaya percakapan antarsesama Flexi se-Indonesia cuma Rp 49/menit. Kebijakan super hemat ini, berlaku sejak 1 Juni hingga 31 Agustus mendatang.

General Manager Kandatel PT Telkom Sumbar H Syahril ST didampingi Public Relation Diche Yunyana kepada wartawan, Senin (2/6) menyebutkan, program ini berlaku otomatis untuk konsumen Flexi Trendy dan Flexi Classy. “Untuk memanfaatkan program ini, konsumen tinggal memasukan 01017 + code area + nomor yang dituju. Untuk 1 menitnya cuma dikenakan tarif Rp 49. Sebelumnya program ini diberlakukan untuk sesama pemakai Flexi satu kota-satu provinsi, lalu satu regional, kini untuk seluruh Indonesia,” jelasnya.

Tak hanya hemat tarif panggilan telepon, sebut Syahril, PT Telkom juga memberi layanan SMS Rp 5.000 selama sebulan. “Pengguna Flexi terserah mau berapa kali SMS dalam sebulan itu. Mau ratusan kali, mau ribuan kali, terserah…, yang penting cuma dikenakan biaya Rp 5.000. Caranya gampang, ketik reg 5000 kirim ke nomor 123, maka layanan itu akan teraktivasi,” terangnya.

Belum cukup dengan 2 program ini, PT Telkom juga meluncurkan Trendy Dahsyat. Program ini merupakan pembelian starter pack (nomor perdana) Flexi Trendy dengan harga Rp 15 ribu, dapat bonus Rp 55 ribu. “Bentuk benefit (keuntungannya), starter pack Rp 15 ribu, isi pulsa Rp 10 ribu, bonus 20 SMS ke semua operator, bonus 1 lagu Flexitone selama 30 hari, bonus tambahan pulsa Rp 10 ribu/bulan selama 3 bulan,” ungkapnya.

Kenapa PT Telkom mau memanjakan pelanggan Flexi dengan tarif murah meriah ini? Syahril menjelaskan, ini sebagai bentuk perhatian pihaknya untuk memberi kemudahan bagi pelanggannya dengan tarif yang murah dan terjangkau. Dan sebagai bentuk penyikapan perang tarif antarkompetitor CDMA.

“Untuk Sumbar dengan pelanggan Flexi lebih dari 100 ribu orang yang terus mengalami peningkatan 20% setiap tahun, kami juga menargetkan untuk merampungkan 98 BTS (Base Transceiver Station) dari 27 BTS yang ada saat ini didukung 104 STO. Sehingga 90% covered area di Sumbar akan terjangkau, minus Solok Selatan dan Mentawai,” ucapnya. (max)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: