Situs Porno Bakal Diblok, Kapan?

No_pornPARA penikmat situs porno bakal tak bisa leluasa mengakses situs-situs berbau esek-esek. Pasalnya, pemerintah akan membentuk lembaga khusus yang bertugas menangkal (blocking) pengguna internet di Indonesia mengakses situs porno.”

Demikian alinea pertama berita yang dimuat Harian Rakyat Merdeka terbitan Senin 10 Maret 2008 dengan judul “Internet Masuk Desa, Menteri Nuh Ngeblok Situs Porno“. Disebutkan Menkominfo Muhammad Nuh, ada 2 langkah agar pengguna internet tidak buka situs buka-bukaan itu. Pertama, kontrol diri. Kedua, akan menerapkan Indonesian Security yang akan dibuat sebuah lembaga tersendiri.

Kalau langkah pertama sih, siapa pun pasti bisa dan tidak bisa. Tergantung mood atau tidak mood untuk lihat yang begituan. Atau tergantung lagi “TU” (taujuang = bahasa prokem anak muda Padang) atau tidak “TU”-nya yang bersangkutan. Jadi kalo soal kontrol mengontrol, itu cerita lama. Yang paling diperlukan adalah langkah kedua, Indonesian Security itu. Kapan wacana beginian bakal diwujudkan? Nah itu yang belum ketahuan.

Sebenarnya soal blok memblok beginian, sudah dari dulu ada programnya. Bahkan seorang anak bangsa yang masih terhitung belia (dan kebetulan orang Minang pula), mendapat penghargaan atas prestasinya membikin site blocker. Ahlul Faradish Resha, begitu dia punya nama. Lahir di Payokumbuah, 8 Juni 1985 dan kini menimba ilmu di Universitas Gajah Mada Yogyakarta, ditimpali penghargaan pemuda berprestasi pada 2007 oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga RI atas karyanya itu.

Hebatnya anak muda yang satu ini, program site blocker yang dibuatnya itu bisa didownload secara gratis dari web pribadinya. Maka ketika saya bertanya via YM, dia mengaku tidak tahu sudah berapa banyak orang yang mengunduhnya. Sama halnya dengan ketidaktahuan dia, sudah berapa banyak orang yang tertolong untuk membasmi virus dengan menggunakan antivirus yang telah dibikinnya. Ahlul adalah salah satu bukti, bahwa tak perlu berwacana, yang penting ada aksi dan karya nyata. Bukan begitu boss? (max)

10 Komentar

  1. avartara said,

    11 Maret 2008 pada 12:33 pm

    setuju da max,…jangan “NATO = No Acton Talk Only” wacana ga akan bisa selesaikan permasalahan moral bangsa,…dan wacana ga akan bisa bikin kenyang,….mending makan2 aja yukkks

    max -> kalo soal berwacana…, Pak Helfi pasti tahu siapa orangnya yang paling doyan berwacana. He3x

  2. unai said,

    11 Maret 2008 pada 3:04 pm

    yak begitu betul Boss ;)

    max -> siap boss :)

  3. 11 Maret 2008 pada 3:35 pm

    Setuju … tapi pemerintah kita kan selalu akan, langsung saja blok kenapa sih? Pokoknya setuju.

    max -> kan pemerintah punya birokrasi komplet, Pak. Jadi harap maklum saja deh ;)

  4. putirenobaiak said,

    18 Maret 2008 pada 12:16 pm

    ah ‘akan’ itu max
    ygpenting blog dulu isi kepala & hati, dan jiwa…cieeee

    pilahpilah, filter…

    *lagi sok bijak*

    max -> iya “akan” terus, Ni. :D

  5. juliach said,

    19 Maret 2008 pada 5:29 am

    Halah-halah banyak bicara banget itu Menteri. Sepertinya Control Parental untuk nge-block situs-situs yang ngak mutu itu sudah banyak dan tersedia gratis oleh para operator internet. Kalo harus bayar ya bayar orang yg sudah ada aja spt disebut di atas (Ahrul F. Resha).

    Ngapain harus bikin tim segala hanya mengabur-hamburkan uang segala. Hihihihi ketahuan cari-cari akal utk bikin proyek pembocoran dana.

    Harus diprotes itu.

    max -> Mbak mau protes? Sini saya dukung dari belakang :D

  6. Menik said,

    19 Maret 2008 pada 5:49 am

    Setujuuuuu…. jangan ga jadi ya !!
    *teriak2 ga karuan*
    *mikirin nasib anak bangsa*

    max -> hehehehe. ayo semangat teriak2nya di Jerman biar kedengeran sampe Indonesia

  7. Menik said,

    22 Maret 2008 pada 6:38 pm

    Weks, di Jerman ??? berarti di kuping suami saya dong :lol:

    max -> hahahaha, berani?

  8. Danu said,

    24 Maret 2008 pada 9:16 am

    caliakan se bisuak…
    ko carito lamo ma,
    tapi carito tetap carito ndak ado bukti nyata nyo dow…
    wak caliakan se bisuak ko bang…

    max -> samo2 kito tunggu se lah :D

  9. f said,

    31 Maret 2008 pada 4:31 pm

    kalau jadi di blok..ilang pitih masuak wak ciek mah da..

    max -> hehehe. Cari lubang yang lain boss :P

  10. oke said,

    7 Oktober 2011 pada 8:41 am

    jihat untuk memberantas maksiat…………….. bom……….! ayo rakit bom….! bom saja tempat maksiat………..!


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: