Lama “Cuti”, Gempa Goyang Lagi

GampoLAMA tak digoyang gempa, Jumat siang (4/1) sekitar pukul 14.29′.16″ WIB, warga Kota Padang dikejutkan dengan gempa lumayan besar berskala 6,3 SR. Warga yang berada di bangunan tinggi langsung tabang hambua turun ke bawah menyelamatkan diri, sementara yang berada di dalam bangunan biasa juga memilih ke luar rumah.

Sempat muncul kekhawatiran, kalau-kalau gempa ini berpusat di sekitar Kota Padang mengingat goyangannya lumayan besar dan lama. Namun dari BMG didapat informasi episentrum gempa berada di koordinat 3.03 LS-100.61 BT atau 75 km barat daya Mukomuko berkedalaman 10 km. Dari plotting peta yang saya lakukan, pusat gempa persis berada di selatan Pulau Pagai Selatan, Kabupaten Kepulauan Mentawai atau sisi barat Pulau Sanding. Gempa di episentrum itu, dari database BMG yang saya kumpulkan, juga pernah tercatat pada 29 November 2007 dengan kekuatan 5,8 SR.

“Untuk Kota Padang, goncangan gempa Jumat siang itu berada pada skala IV MMI (Mercalli Modified Intensity). Di Lunang Silauik (Kabupaten Pesisir Selatan) mungkin V MMI, karena tidak jauh dari episentrum gempa. Sedangkan di Padangpanjang sendiri, getarannya hanya dirasakan I-II MMI saja,” ungkap Kepala BMG Padangpanjang Ir Soemarso ketika dihubungi via telepon genggamnya.

Skala IV MMI yang dimaksud Soemarso ini, parameternya adalah getaran gempa dirasakan seperti ada benda berat yang menabrak dinding rumah, benda tergantung bergoyang. Sedangkan skala V parameternya, gempa dapat dirasakan di luar rumah, hiasan dinding bergerak, benda kecil di atas rak mampu jatuh. Sementara untuk skala I-II, getarannya tak terasa, kalaupun terasa hanya bagi yang berada di bangunan tinggi.

Berbeda dengan BMG, United States Geological Survey (USGS/BMG-nya Amerika-red) melalui website resminya mencatat magnitudo gempa ini berkekuatan 5,9 di kedalaman 35 km dengan episentrum 3 LS-100.87 BT.

Skala 6,3 SR yang dirilis BMG, sama dengan besaran skala yang dilansir GFZ Postdam. Namun pihak GFZ menyebutkan gempa ini berada di kedalaman 44 km koordinat 2.96 LS-100.81 BT. (max)

6 Komentar

  1. dodot said,

    5 Januari 2008 pada 8:36 pm

    Lagi enak tidur, kok kasur goyang?

    Ternyata kota Padang yang bergoyang…

  2. titov said,

    5 Januari 2008 pada 11:21 pm

    Pas gempa kebetulan lagi dines di Jakarta, temen dapet telpon dari orang rumahnya, katanya gempa lumayan kuwat di padang, di kantor padang juga padha tabang hambua kalua ruwangan semuwa. Pas ngecek nelpon rumah malah nggak tau kalo abis gempa… :?

  3. max said,

    6 Januari 2008 pada 10:19 pm

    dodot = lai indak goyang Inul, Dot?

    titov = kalau nelpon rumah, pantesan rumah gak tau ada gempa. Rumah mana bisa ngomong, Pak Titov. Hehe3x, just kidding :D

  4. meiy said,

    9 Januari 2008 pada 2:56 pm

    uni selalu doakan agar kampuang kito indak kanai musibah max, takuik juo, ortu, sanak sodaro disinan sadonyo, juga sodaro para blogger yg keren2 :D

  5. max said,

    10 Januari 2008 pada 6:20 pm

    meiy = Aminnn… Kito di siko baharok takah itu juo mah Ni :)

  6. 18 Januari 2008 pada 6:39 pm

    […] berita, gempa — maryulismax @ 6:39 pm Dua pekan pasca gempa 6,3 SR yang terjadi pada 4 Januari lalu, sebagian warga Kota Padang kembali dikagetkan dengan gempa berkekuatan 5,2 SR yang episentrumnya […]


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: