Buoy TEWS Tiba di Padang

BuoysSELASA (28/03/2006) lalu, Buoy TEWS (Tsunami Early Warning System/alat pendeteksi dini gempa dan tsunami) yang ditemukan terapung-apung di perairan dangkal Pulau Tanahmasa, Tanjung Batu Wawa, tak jauh dari pulau Pini, Sumut akhirnya sampai di Padang lewat jalan darat. Alat itu, “diinapkan” di gudang Dinas Pekerjaan Umum Sumbar di Padang Baru.

Buoy Tews yang terbuat dari besi baja bercat atas kuning memiliki berat sekitar 4 ton ini, dibawa oleh tronton bernopol BA 9480 AF yang berangkat dari Sibolga sehari sebelumnya (Senin) sekitar pukul 19.00 WIB. Alat pendeteksi gempa dini tercanggih itu tidak mengalami kerusakan yang fatal, karena hanya kabel penghubung frekwensi yang berada di dasar yang rusak. Guna perbaikannya, direncanakan tim pakar dari Jerman akan didatangkan bersam Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) RI. Tim diperkirakan akan menghabiskan waktu sekitar minggu untuk memperbaikinya.

“Tim dari Jerman direncanakan akan datang Jumat ini (31/03/2006). Mereka nanti akan melakukan perbaikan terhadap kabel-kabel yang terletak pada bagian dasar sebagai alat monitor dari dasar permukaan laut,” sebut anggota BPPT Pusat, Wahyu Widodo Pandoe.

Ketika ditemukan bagian bawah Buoy ini dililit jaring nelayan. Jaring itu diperkirakan membalut Buoy –yang memiliki panjang sekitar 7,5 meter dan berdiameter sekitar 2,5 meter serta berat 4 ton itu– saat alat itu terseret arus bermil-mil hingga ditemukan kembali.

Saat ditanya dugaan dicuri oleh para pelaku tindakan kejahatan, Wahyu membantah. Dugaan itu bisa-bisa saja terjadi. Tapi setelah dikoordinasikan dengan TNI Angkatan Laut khususnya pihak Lanal Teluk Bayur dan Sibolga, tidak ada tanda-tanda dicuri orang. Alat seberat 4 ton yang dirantai hingga ke dasar laut itu, digoyang gelombang hebat di samudera lepas. Hebatnya daya kekuatan gelombang, Buoy terhempas naik turun seiring dengan kuatnya gelombang, sehingga mematahkan salah satu penyangga rantai baja dan terlepas bersamaan dengan kuatnya gelombang tadi. (ped)

2 Komentar

  1. nie said,

    4 April 2006 pada 5:45 pm

    barang seberat 4 ton, gimana mo nyurinya yah? berat gitu hehehe

  2. Anonymous said,

    23 Februari 2007 pada 4:20 am

    Looking for information and found it at this great site… Giant cock pornstars Nexium secondary head pain World record breast enlargement peugeot speedfight


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: