Inkado Ranting Palupuh Menggeliat Bersama Karateka Cilik

INKADO jpDENGAN langkah tegap, kaki mungil itu dilangkahkan menuju venue begitu namanya, Dara Rizka Septriani, dipanggil panitia melalui pengeras suara. Dia akan menerima pengalungan medali setelah berhasil memenangi kelas kumite pemula dini putri 25 kg. Kulitnya yang hitam manis berubah sumringah, tatkala tatapan mata audiens yang menyesaki aula Fekon Unand Jati tertumbuk kepadanya.

Gadis cilik berusia 7 tahun itu berdiri di bagian depan. Sementara penerima medali perak, Eka Wahyuni serta penerima medali perunggu, Eka Sarah Arsi dan Fina yang “dilumpuhkannya” di semifinal dan final berdiri tepat di belakangnya. Setelah menerima pengalungan medali dari Ketua Umum Inkado Ranting Palupuh, Ir Emnu Azamri SH MM, namanya kembali dipanggil melalui pengeras suara. Dia akan dikalungi medali emas untuk kelas kata putri pemula dini yang diserahkan Komtek Inkado Sumbar, Edi Riondo BSc.

Itulah Dara, satu dari 20-an karateka Inkado Ranting Palupuh Padang yang diikutsertakan pimpinan dojo-nya unjuk kebolehan dalam Kejurda XI Inkado Korda Sumbar yang dihelat 25-26 Februari lalu. Selain dia, prestasi tak kalah menakjubkan juga diperlihatkan M Arif Salsabil (11) yang menjadi pemuncak di kelas kata pemula perorangan putra. Prestasi Arif ini, mengukuhkan hegemoninya sebagai salah satu bibit karateka potensial Inkado Korda Sumbar setelah sempat menjadi atlet di Kejurwil II Inkado se-Sumatera Jawa pada Agustus 2005 lalu. Kala itu, dia berhasil merebut medali perunggu untuk kelas yang sama. Selain keduanya, ada lagi yang tak kalah bersinar. Melisa Triani P, yang tampil sebagai jawara di kelas kata pemula perorangan putri.

Selain mereka bertiga, karateka Ranting Palupuh seperti Chadra A Sandri, Dita Damayanti, M Hasqi, Gilang, Firas Rizky, M Farel A Jabar dan lainnya juga punya andil memberi perak dan perunggu untuk perguruannya. Dalam Kejurda ini, Ranting Palupuh berhasil mengumpulkan 4 emas, 5 perak dan 5 perunggu.

Tampilnya bocah-bocah cilik itu sebagai jawara di kelas masing-masing, kontan membuat perguruan Ranting Palupuh masuk perhitungan sebagai dojo yang tak bisa dipandang sebelah mata. Padahal, dojo yang berlokasi di belakang rumah dinas gubernur Sumbar ini sendiri belum genap setahun berdiri. Bahkan kepengurusannya pun baru resmi dikukuhkan di sela-sela pelaksanaan Kejurda oleh Ketua Umum Inkado Korda Sumbar, Deddy S H.

Kepada POSMETRO, Emnu Azamri yang dipercaya para orangtua karateka Ranting Palupuh itu, hanya bisa tersenyum ketika ditanyai rahasia pembinaan karatekanya. Kuncinya, kata Emnu, adalah dengan selalu memberi motivasi kepada bocah-bocah itu untuk terus berprestasi. Tidak hanya pengurus dan pelatih yang memotivasi, orangtua mereka masing-masing juga diminta untuk terus men-support anak-anaknya.

“Gagal dalam suatu event tidak masalah, tinggal lagi bagaimana mereka terus mengembangkan diri mengingat karir mereka sebagai karateka masih panjang. Motivasi seperti itu yang terus kami berikan, sehingga mereka pun terpacu untuk menjadi yang terbaik di antara teman-temannya,” jelas dia sembari menambahkan, seluruh karateka yang dibinanya itu usianya berkisar 6-11 tahun.

Di bawah asuhan pelatih, senfai Efrinaldi, anak-anak yang umumnya tercatat sebagai murid di SD Pertiwi II dan III itu, tiap Selasa dan Jumat sore giat berlatih di lapangan basket yang tepat berada di balik pagar rumah dinas gubernur. Di sini mereka diasah dan diasuh untuk menjadi karateka andal masa depan. Tapi begitu, mereka tetap anak-anak yang selalu bercanda dan bergurau dengan kawan-kawannya di sela-sela latihan.

Belum genap setahun, hasilnya pun telah nampak. Di ajang Kejurda yang notabene diikuti perguruan Inkado yang ada di kabupaten/kota se-Sumbar, dojo Ranting Palupuh unjuk gigi sebagai new comer (pendatang baru). “Kami semua bangga kepada mereka,” ujar Emnu mewakili para orangtua karateka. (max)

2 Komentar

  1. hanif said,

    10 Maret 2006 pada 7:44 pm

    kok lai konsistennyo, lai ado nan jadi panaruih mah..tapi takuiknyo lah gadang stek lai barubah lo panganan nyo ka nan lain..

  2. Anonymous said,

    3 Februari 2007 pada 2:48 am

    buktikan aja nanti di kejurda maret bisa gak merebut titel juara dari ranting zeni jangan hanya cuma bisa gembargembor di media aja untuk merebur itu hanya dalam 3 bulan aja coba buktikan aja y kita tunggu maret nanti key


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: