
Bloggers’ Train Tours: Suerrruuu
8 Juni 2009
KALAU Joe anak band, semua Palantaers sudah tahu. Tapi jika suaranya merdu dan tak kalah jauh dengan yang ikutan Indonesian Idol, baru pada 31 Mei 2009 lalu semua orang pada tahu.
Alatha Fadly –begitu dia punya nama asli–, berhasil memukau penghuni satu gerbong kereta api yang khusus dicarter dalam acara Bloggers’ Train Tours yang digelar Palanta bersama Telkomsel dan didukung PT KAI Sumbar, Masyarakat Peduli Kereta Api Sumbar (MPKAS) dan diorganisir SIPP FeMale. Host dari SIPP, Fahmi dan Devi Viridian berhasil memancingnya untuk sumbang suara di atas gerbong. Meluncurlah lagu Merindukanmu dari D’Masiv. Setelah itu, sejumlah lagu lainnya meluncur dari mulut pria mungil ini.
Penampilan Joe, hanyalah sebagian dari beragam hiburan yang digelar dalam perjalanan kereta api dari Padang ke Pariaman. Sejumlah kuis dengan beragam hadiah, juga menarik minat para peserta tur yang tak hanya dari Palanta, tapi juga dari SMAN 10 Padang, fans SIPP FM, anak-anak Politeknik Unand, dan fotografer-fotografer andal yang tergabung dalam MPKAS. Jadilah gerbong khusus itu seperti acara-acara live show tayangan lagu-lagu yang lagi tren di tivi swasta semacam Playlist di SCTV, Derings (Trans TV), Inbox (SCTV), Dahsyat (RCTI) dan sebagainya. Huebohhh..
Yang kepincut dengan hadiah doorprize berupa kaos, NSP dan lainnya yang ditebar sponsor, berlomba-lomba menjawab pertanyaan. Sementara yang cuek bebek, sibuk dengan urusan sendiri. Ada yang ngobrol ngalor ngidul, ada yang malah tertidur sepanjang perjalanan. Namun yang paling seru tentu saja polah para fotografer dadakan yang tak mau kehilangan momen selama perjalanan. Maklumlah, jepretan mereka diperlombakan seperti halnya postingan perjalanan, yang akan dinilai juri dan yang beruntung bakal mendapat seabreg hadiah dari panitia.
Berangkat pukul 08.30 WIB, rombongan ini dilepas Kadivre PT KAI Sumbar Husein Nurroni di Stasiun Simpang Haru. Hampir 2 jam perjalanan harus ditempuh. Sesekali kereta api harus berhenti menaikkan penumpang di Stasiun Tabiang dan Lubuak Aluang. Gemuruh suara lokomotif ditimpali ributnya gesekan di bantalan rel. Tapi suasana itu bukanlah hal yang membosankan, seperti yang biasanya dialami penumpang kereta api lainnya. Apa pasal? Ya itu tadi, serangkaian acara di atas gerbong yang menghebohkan.
Sesampai di Pantai Gandoriah Pariaman, serunya jalan acara tetap berlanjut. Di sana sudah ada venue Telkomsel, yang rangkaian acaranya juga dipandu host dari SIPP FeMale yang lainnya. Hanya sebentar ngumpul di depan panggung, peserta lalu diberi kesempatan untuk berkeliling mencari inspirasi untuk dituliskan di blog. Termasuk memotret dari angle-angle menarik yang terpapar di depan mata.
Banyak hal menarik yang bisa ditulis. Ada nasi sek (seribu kanyang), sala lauak dan kuliner lainnya. Bisa juga menulis tentang keindahan Gandoriah, keunikan kehidupan nelayan, atau apapun yang bisa ditulis para blogger itu.
Tak cukup lama, perjalanan wisata ini bisa dinikmati. Pukul 13.30 WIB, kereta harus berangkat lagi ke Padang. Tinggallah kenangan, yang tentu saja rugi bila tak dituliskan. (max)


















ewe… seru eiy… kepengen ikutan nih….. tapi ko’ ga ngajak2 yah… hehehe………
salam hangat dari Blogger Bertuah Blogger Pekanbaru
nanti deh, kalo udah buka jalur kereta api Padang-Pekanbaru, kita adain blogger tur ke sana, wkwkwk
pak ketua, slam kenal…. kita pernah ketemu di mesjid khan? waktu itu shalat….
pak ketua juga ikutan lomba postingan?
salam kenal kembali…
kalo saya ikut lomba, apa kata dunia???
:P
hahaha kama arah wak jo kareta lai pak ? hahaha
samo kapatabang lai Jo… bia naiak kelas =))
sip
salam kenal da Mex :)
salam kenal kembali ya cuy
ndeh lasuah tu da??
awak alun pernah naiak kareta nan di padang tu lai do..
sero mantuaknyo mah!!!
sabana lasuah