
GN’R Tetap Memukau
25 Juli 2008
SEMANGAT muda saya kembali tumbuh dan merekah indah. Terkenang masa jadoel ketika masih (dan hingga kini masih tetap) doyan mendengar lagu-lagu cadas yang meluncur dari suara 7 oktaf milik William Bailey yang lebih tenar dengan nama W Axl Rose.
Kegilaan saya pada “manusia aneh sejagad yang sangat perfeksionis” ini tentu berbarengan dengan kegilaan saya pada grup musik yang dibidaninya bersama konco-konco palangkinnya yang dikasih nama Guns N’ Roses. The Most Dangerous Band in The World ini benar-benar bikin saya kepincut sampai mati. Tak tergantikan!!!
Lihat saja gaya Saul Hudson alias Slash mengocok gitarnya. Rambut gondrong kriwil tertutup topi ala Uncle Sam, menjadi brand image Slash yang tak ada duanya di dunia, dan menjadi gaya yang selalu saja ada yang ingin menirunya. Atau Duff McKagan yang bersuara berat ala punk yang lihai mendentum-dentumkan senar bassnya, Izzy Stradlin yang kalem (dan digantikan Gilby Clarke), Steven Adler yang menggebuk drum ala nge-dance (kata Eka Kurniawan) yang kemudian digantikan lelaki perkasa bernama Matt Sorum yang lebih gedebag-gedebug memukul beduk Inggris itu. Atau Dizzy Reed yang bantuin nekan-nekan tuts keyboard.
Di tangan orang-orang piawai itulah lahir lagu-lagu hits abadi yang tak lekang waktu. Sweet Child O’Mine, Patience, Wellcome to The Jungle, Paradise City di album Appetite for Destruction dan GN’R Lies mengabadi di tangan Axl-Slash-Izzy-Duff-Steven. Lalu November Rain, Don’t Cry, Estranged, Coma dsb di tangan Axl-Slash-Izzy-Duff-Sorum-Dizzy. Lagi-lagi tak terlupakan.
Hampir seluruh album milik mereka, saya miliki. Termasuk album solo karir mereka. Berita-berita mereka pun saya kliping ke dalam album foto, poster-poster berseliweran di kamar saya yang kecil sumpek, apa aja yang berbau GN’R saya kumpulkan. Bahkan nama pena saya di radio pun pake nama Max Rose. Benar-benar gila!
Dan seiring perjalanan waktu, satu persatu koleksi saya itu tercecer, hilang dan diambil orang. Saya terluka, jelas. Tapi mau bagaimana? Walau begitu, kecintaan saya masih tetap seperti dulu, walau grup itu sudah punah sekalipun.
Dan kini, kegilaan itu tumbuh lagi dan bersemi, setelah mendapat “bocoran” album Chinesse Democrazy yang berbilang tahun belum juga dirilis. Walau bukan lagi GN’R dalam bentuk utuh, tetap saja ada roh GN’R di sini.
Wellcome to The Jungle, mari kita sama-sama menunggu rilis resminya… (max)
Foto2 dicomot dari:
– http://www.fernan.com.es/wp-content/uploads/2006/11/Gnr_logo.jpg
- http://www.tomsgames.com/us/fringedrinking/gnr_1.jpg
- http://www.mygnr.com/images/GNR_DEAD_BIG.jpg
- http://www.antiquiet.com/features/2008/06/weve-got-chinese-democracy-and-its-worth-the-wait/


















Mengingatkan kita pada sebuah masa remaja sedang pencarian diri… Sayang sekali groups raksasa ini harus runtuh!
da max se yang gantian si slash da.. hehehhe.. kalo pak abdul gantian si izzy. tenar GNR liak mah
*pissss*
Aduh, sangat sayang sekali, Reni tidak suka dengan grup ini. Hanya dua lagu yang tahu, November Rain dan Sweet Child O’Mine (seperti yang ditulis B’Eri).
Ternyata, dibalik wajah Pak KL yang imut itu dia menyukai GN’R. Wow….
WELLCOME TO THE JUNGLE!!!!!!!!!!!!
Wuuuuuu…………
Yes, Gun N Roses …. lagu favorit ambo : (1) November Rain (lirik dan pemaknaannya mantap oi), (2) Don’t Cry … (3) Sweet Child o Mine ..
Tanpa Axl dan Slash … grup ini gak berarti apa2 …
november rain, paling pas didenger pas meringkuk dalam dinginnya malam berbalut
handukhujan :DDream Theater, always Dream Theater :D
macam nan alah gaek so max kok, uni aja masi suka G&R :)apalagi axl
lai indak byk hotspot (di hutan) di padang?
max kalao mampir ke wordpress ya, itu blog uni nan update :)
http://putirenobaiak.wordpress.com/
estranged.
Numpang lewat..salam dari sesama big fans of GNR :)
Jika lima nyawa digabung lagi,Axl,Slash, Duff, Izzy & Adler gw bakal kendurian dirumah. Wuih..gw bahkan belum mau mati deh klo belum ngeliat batang hidung Axl secara live…meskipun kebanyakan bilang GN’R kehilangan nyawa setelah cabutnya Slash, toh, gw tetap cinta mati ma GN’R, selama makhluk bernama Axl itu masih ngeluarin bunyi-bunyian!
sesama penyuka gnr, lam kenal yo. ane jg seneng banget waktu denger gnr mau keluarin album baru. tau gak, di ‘pasar kembang’ bandung sudah sejak lama (2007-an) beredar album gak resmi gnr dimana lagu chinese democracy ada di dalamnya. albumnya diberi judul ‘whenever it’s done’. lumayan banyak lagu2 yang ada disitu yang masuk ke album resmi ‘chinese democracy’ yg akan rilis 23 nov nanti(lihat di newgnr.com) seperti: better, IRS, madagascar dan lainnya. he he.. lumayan mengobati rindu ane pada gnr. tapi ane tetap nunggu yang 23 nov itu. itu di amrik sono, kapan ya tiba di indonesia?
Axl, slash, izzy, matt sorum, mckagan, dizzy reed.Adalah orang-orang jenius di muka bumi. Sebagai penggemar GNR, saya udah dengar lagu better dari album baru. Menurut saya ini yang keren. Satu keninginan saya, semoga mereka bisa reunian kembali. The best band in the world. Tuh mana ada vocalis selain axl yang bisa lari-lari sepanjang panggung. Tul kan, keren haizzz!!!